x

Cuaca Ekstrem Kepulauan Rusak Bangunan, Anggota DPRD Ingatkan Pemkab-Warga

2 minutes reading
Thursday, 22 Jan 2026 06:33 77 detektif_jatim

SUMENEP, detektifjatim.com Angin kencang merobohkan rumah warga di Desa Pagerungan Kecil, Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep, Kamis (22/01/26) sekira pukul 06.00. Wib. Angina kencang disebabkan cuaca ekstrem disertai hembusan angin kencang yang cukup kuat di wilayah kepulauan.

Pohon berukuran besar yang berada di sekitar rumah warga itu tumbang dan menimpa bagian atap rumah, mengakibatkan kerusakan total. Beruntung, dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa, meski pemilik rumah mengalami luka di bagian kepala karena berusaha melindungi anaknya.

Namun kerugian materiil tidak bisa dielakkan, dan kini korban harus mengungsi sementara ke rumah kerabat terdekat. Rumah yang terbuat dari material kayu beralamat di Dusun Tanjung Pagar Desa Pagerungan Kecil itu dihuni oleh Waris (36) bersama istrinya Farida (35) beserta satu orang putrinya dan adik kandung Farida yang masih kecil.

Menurut keterangan warga setempat, angin kencang datang secara tiba-tiba dan berlangsung cukup lama. Warga sempat panik karena khawatir pohon-pohon besar lain di sekitar permukiman juga berpotensi tumbang.

“Anginnya sangat kencang, tiba-tiba pohon itu roboh dan menimpa rumah. Kondisi rumah rusak parah di bagian atap,” ujarnya, Kamis (22/1/2026).

Perangkat Desa Pagerungan Kecil bersama warga setempat langsung melakukan gotong royong membersihkan material pohon yang menimpa rumah korban. Proses evakuasi dilakukan secara manual dengan peralatan seadanya mengingat keterbatasan sarana di wilayah kepulauan.

Menanggapi kejadian tersebut, Anggota DPRD Sumenep Dapil VII Kepulauan, Syamsul Bahri, meminta pemerintah daerah melalui instansi terkait agar segera turun tangan memberikan bantuan kepada warga terdampak.

“Pemerintah daerah harus segera hadir. Warga kita di kepulauan sangat rentan terhadap cuaca ekstrem. Bantuan darurat dan perbaikan rumah harus segera dilakukan agar korban bisa kembali tinggal dengan aman,” tegas Syamsul Bahri.

Politisi yang dikenal aktif menyuarakan aspirasi masyarakat kepulauan itu juga mendorong BPBD dan Dinas Sosial Kabupaten Sumenep untuk melakukan pendataan cepat serta memberikan bantuan logistik dan material bangunan.

Selain itu, Syamsul Bahri mengimbau masyarakat untuk lebih waspada, terutama yang rumahnya berada di sekitar pohon-pohon besar.

“Kami juga mengingatkan agar dilakukan pemangkasan pohon yang berpotensi membahayakan permukiman warga, sebagai langkah mitigasi agar kejadian serupa tidak terulang,” tambahnya.

Sementara itu, Pemerintah Desa Pagerungan Kecil telah melaporkan peristiwa tersebut kepada pihak kecamatan dan berharap adanya perhatian serius dari pemerintah kabupaten, mengingat cuaca ekstrem diperkirakan masih berpotensi terjadi di wilayah Kabupaten Sumenep, khususnya kawasan kepulauan Sapeken. (ady)

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

LAINNYA
x