
LUMAJANG, detektifjatim.com – Yayasan Megamind Project dan Indonesia Indah Foundation (IIF) resmi memperkenalkan program Benteng Mitigasi Bencana Indonesia kepada Pemerintah Kabupaten Lumajang, Kamis (29/1).
Dalam audiensi yang berlangsung di Kantor Bappeda Lumajang, Founder Megamind Project, Yuri Romero Hurtado, menyatakan kesiapannya memberikan pendampingan teknis bagi masyarakat lokal.
Fokus utamanya adalah membekali warga dengan kemampuan memahami tanda-tanda alam sebagai insting pertahanan dini.
“Kami menekankan pentingnya membangun kewaspadaan melalui pemahaman terhadap tanda-tanda alam sebagai bagian dari upaya kesiapsiagaan,” ujarnya.
Program yang dibawa Megamind dan IIF ini menawarkan pendekatan non-formal yang menyasar langsung desa-desa di wilayah rawan. Tujuannya agar edukasi kebencanaan lebih mudah diterima dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat.
Merespons inisiatif tersebut, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Lumajang, Hari Susiati, menyambut baik kolaborasi ini. Ia mengakui bahwa karena Semeru erupsi hampir setiap tahun, pemberdayaan masyarakat di wilayah terdampak menjadi kebutuhan mendesak.
“Keselamatan warga sangat ditentukan oleh kesiapan sejak dini dan pemahaman yang benar tentang langkah-langkah menghadapi situasi darurat,” tuturnya. (mar/ady)
No Comments