x

Angkut Sapi Curian Tengah Malam, Dua Pelaku Diciduk Polisi

2 minutes reading
Wednesday, 22 Apr 2026 18:07 50 detektif_jatim

BANGKALAN, detektifjatim.com – Aksi pencurian sapi yang meresahkan warga Kecamatan Kwanyar, Kabupaten Bangkalan, berhasil digagalkan aparat kepolisian. Dua pelaku ditangkap saat mengangkut sapi curian pada malam hari menggunakan kendaraan pikap.

Kedua pelaku berinisial BS (39), warga Desa Glisgis, Kecamatan Modung, dan JH (56), warga Desa Dumajeh, Kecamatan Tanah Merah. Mereka diringkus anggota Satreskrim Polres Bangkalan saat patroli dan penyelidikan di lapangan.

Kasatreskrim Polres Bangkalan, AKP Hafid Dian Maulidi, mengungkapkan bahwa pengungkapan kasus ini bermula dari laporan kehilangan sapi milik Hosan (81), warga Dusun Janteh Barat, Desa Janteh, Kecamatan Kwanyar.

“Menindaklanjuti laporan tersebut, anggota kami langsung melakukan penyelidikan dan patroli di sejumlah titik. Saat itu, petugas mencurigai sebuah mobil L300 yang membawa sapi pada malam hari,” ujarnya, Rabu (22-04-2026).

Kendaraan tersebut kemudian dihentikan dan diperiksa. Dari hasil pemeriksaan, sapi yang diangkut terbukti merupakan hasil pencurian di wilayah Kwanyar.

“Dari hasil pemeriksaan, kami memastikan sapi tersebut merupakan hasil curian. Kedua pelaku langsung kami amankan bersama barang bukti,” jelasnya.

Dalam perannya, tersangka BS diketahui sebagai pelaku utama pencurian. Sementara JH berperan sebagai penadah yang akan membantu menjual sapi hasil kejahatan tersebut.

Akibat perbuatannya, BS dijerat pasal pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara. Sedangkan JH dikenakan pasal penadahan dengan ancaman maksimal empat tahun penjara.

Polisi juga mengungkap, sapi hasil curian itu rencananya akan dijual oleh para pelaku. Namun, rencana tersebut gagal setelah lebih dulu digagalkan petugas.

“Sapi curian rencananya akan dijual, namun belum sempat dilakukan transaksi karena keburu diamankan anggota,” tambah AKP Hafid.

Saat ini, kedua pelaku telah diamankan di Mapolres Bangkalan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Polisi juga masih melakukan pengembangan guna mengungkap kemungkinan adanya jaringan pencurian ternak di wilayah Bangkalan.

“Kami masih mendalami kemungkinan adanya pelaku lain maupun jaringan pencurian ternak,” pungkasnya. (San)

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

LAINNYA
x