x

Hati-Hati Komentari Pilihan Sekda Sumenep, Ini Sikap Bupati Fauzi

2 minutes reading
Thursday, 12 Feb 2026 04:23 131 detektif_jatim

SUMENEP, detektifjatim.com – Bupati Sumenep Achmad Fauzi memilih irit berkomentar soal pilihan Sekretaris Daerah (Sekda) yang akan menjadi pembantu di lingkungan birokrasi Bumi Sumekar. Pasalnya, Fauzi menunggu seleksi 3 besar dari tim seleksi badan kepegawaian daerah (BKD) Provinsi Jawa Timur

Politisi PDI Perjuangan itu memilih jawaban diplomatis mengingat saat ini seleksi calon Sekretaris Daerah masih berada di 6 besar. Mantan Wabup Sumenep itu bakal memberikan statement kalau sudah tiga besar.

“Kan masih belum tiga besar. Kalau sudah tiga besar baru bicara itu nanti. Menunggu proses dari BKD Provinsi (Jawa Timur,red),” ujar Fauzi usai pengukuhan Pimpinan Dekopinda di Pendopo, Kamis (12/02/2026)

Disinggung soal keterikatan famili salah satu bakal calon Sekda Sumenep, Fauzi tidak mau ambil pusing. Bahkan, soal salah satu bakal calon yang disebut memiliki keterkaitan famili dengan petinggi Mahkamah Agung. “Tidak ada urusan,” tepisnya.

Sementara itu, Kepala BKD Sumenep Bani Irawan mengatakan, berdasarkan berita acara rapat panitia seleksi penilaian kompetensi dan potensi nomor : 12 /PANSEL
JPT PRATAMA-SMP/1112026 tanggal 05 Februari 2026 terdapat enam orang.

“Bahwa berdasarkan surat Kepala Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Jawa Timur
Nomor 800.1 .14.2f78312U.612026 tanggal 5 Februari 2026 perihal penyampaian hasil penilaian kompetensi dan potensi, maka pelamar yang dinyatakan memenuhi syarat
untuk melanjutkan ke tahapan seleksi berikutnya sejumlah 6 orang dan tidak
memenuhi syarat sejumlah 1 orang,” kata Beni dalam keterangan tertulisnya

Nama-nama tersebut antara lain, Achmad Dzulkarnain Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol). Agus Dwi Saputra Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD).

Di urutan selanjutnya ada Chainur Rasyid yang menjabat Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP). Lalu Ferdiansyah Tetra Jaya, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda). Dan urutan terakhir ada Mohamad Iksan, Kepala Dinas Pendidikan. Seluruhnya merupakan pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep. Eri Susanto tidak memenuhi syarat (TMS), sementara Arif Firmanto mengundurkan diri. (bib/ady)

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

LAINNYA
x