x

Pengawas Sebut Pemborong Gedung KDMP Kecer “Siluman”, Kades-Ketua Tidak Dilibatkan

2 minutes reading
Friday, 30 Jan 2026 13:52 160 detektif_jatim

SUMENEP, detektifjatim.com – Pengawas Proyek pembangunan gedung Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Desa Kecer, Kecamatan Dasuk, Sumenep menyoroti programnya sendiri. Sebab, selain tidak dilibatkan, pemborong juga tidak memasang pasan informasi.

Pengawas KDMP Desa Kecer, Trisno Surya, mengaku tidak pernah diberi informasi sejak awal terkait pembangunan gedung tersebut.

“Pengawas KDMP Desa Kecer tidak dikasih tahu sama sekali. Tahu-tahu sudah ada pembangunan,” kata Trisno saat dikonfirmasi, Kamis (29/1/2026).

Tris—sapaan akrabnya—mengatakan, di lokasi proyek tidak ditemukan papan nama atau papan anggaran. Kondisi itu, menurutnya, menimbulkan dugaan adanya pemborong siluman dalam proyek pembangunan gedung KDMP.

“Tidak ada papan anggaran, tidak jelas siapa penanggung jawab proyeknya. Ini sangat janggal,” ujarnya geram

Bahkan, Tris menyebut gedung yang dibangun di bawah bahu jalan itu tanpa sepengetahuan aparat desa maupun pengawas setempat.

Tris mengaku telah menanyakan langsung kepada Kepala Desa Kecer terkait proyek tersebut. Namun, jawaban yang diterima justru semakin membingungkan.

“Kades bilang tidak tahu dan tidak pernah dilibatkan. Kalau begitu, siapa yang bertanggung jawab?” heran Tris

Trisno mempertanyakan fungsi pengawas KDMP jika tidak dilibatkan dalam proses pengawasan pembangunan.

“Kalau nanti ada masalah hukum, pengawas KDMP yang dipanggil. Lalu buat apa ada pengawas kalau tidak difungsikan?” tegasnya.

Hal senada disampaikan Kepala Desa Kecer, Matlani. Ia mengaku sama sekali tidak mengetahui adanya pembangunan gedung KDMP di wilayahnya.

“Saya tidak tahu apa-apa. Tidak pernah ada musyawarah soal pembangunan gedung KDMP itu. Kami hanya diminta membentuk pengurus dan dimintai lokasi, itu saja,” ujar Matlani kepada awak media.

Sementara itu, Ketua KDMP Desa Kecer, Sadili, menyatakan pihaknya juga tidak pernah dilibatkan dalam proses pembangunan gedung KDMP, baik pada tahap perencanaan maupun pelaksanaan.

“Kami tidak pernah dilibatkan dalam bentuk apa pun. Mulai dari perencanaan, pelaksanaan, sampai pengawasan,” ujarnya dia kepada awak media

Kondisi tersebut memunculkan tanda tanya besar terkait keterbukaan informasi publik dan tata kelola anggaran pembangunan gedung KDMP di Kabupaten Sumenep. (bib/ady)

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

LAINNYA
x