
Sampang, detektifjatim.com – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sampang memperingati serius aksi pesta minuman keras (miras) sekelompok pemuda di lingkungan Puskesmas Kedungdung. PCNU menilai tindakan tersebut merupakan bentuk pelanggaran etika berat terhadap fungsi fasilitas pelayanan publik.
Sebelumnya, sejumlah pemuda pesta miras di pelataran Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Kedungdung, Sampang, Rabu (07/01/2026). Aksi itu menjadi sorotan masyarakat.
Ketua PCNU Sampang, KH. Moh. Itqan Bushiri, menegaskan insiden itu merupakan potret memprihatinkan yang harus segera disikapi dengan tindakan nyata semua pihak.
“Sangat disayangkan fasilitas kesehatan yang seharusnya menjadi tempat pelayanan masyarakat justru dikotori dengan aktivitas yang melanggar norma dan hukum. Ini bukan hanya soal miras, tapi soal hilangnya rasa hormat terhadap ruang publik. Kejadian ini sama sekali tidak bisa ditoleransi,” ujar Kiai Itqan, Kamis (15/1).
Ketua Umum MUI Sampang itu juga menekankan, pemuda memiliki tanggung jawab besar sebagai pemegang estafet kepemimpinan. Oleh karena itu, pemilihan aktivitas yang bersifat mudarat dan melanggar hukum merupakan langkah mundur bagi kualitas generasi muda di Sampang.
“PCNU Sampang dalam hal ini mendesak dua poin utama. Satu, ketegasan hukum, meminta aparat penegak hukum untuk menindaklanjuti kasus ini secara profesional dan transparan guna memberikan kepastian hukum di tengah masyarakat,” paparnya.
Kedua, evaluasi pengawasan, PCNU Sampang meminta pihak terkait untuk memperketat pengawasan di lingkungan fasilitas publik agar tidak terjadi penyalahgunaan fungsi tempat pelayanan masyarakat untuk kegiatan serupa di masa mendatang.
“Penegakan hukum harus berjalan tegas. Namun, kami juga menekankan pentingnya rehabilitasi dan pembinaan mental. Tujuan kami bukan sekadar menghukum, tapi menyelamatkan masa depan mereka agar tidak terjerumus lebih dalam,” tambahnya.
PCNU Sampang, kata Itqan, melalui jaringan pendidikan dan sosialnya menyatakan siap bersinergi dalam melakukan pembinaan karakter pemuda, agar potensi besar yang mereka miliki dapat tersalurkan pada hal-hal yang konstruktif dan bermanfaat bagi agama maupun bangsa. (van/ady)
No Comments