
Foto: Bupati Pamekasan KH Kholilurrahman saat diwawancarai (dok/detektifjatim). PAMEKASAN, detektifjatim.com – Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2026 Pamekasan menyusut hingga Rp 1,9 triliun dibandingkan tahun sebelumnya.
Pada tahun 2025, APBD Pamekasan mencapai Rp2,2 triliun. Namun tahun ini mengalami pemangkasan dari pusat Rp200 miliar.
Kendati demikian, Bupati Pamekasan, KH Kholilurrahman tetap mengupayakan program prioritas masyarakat terpenuhi. Anggaran tersebut diharuskan merata hingga 13 Kecamatan.
“Saya tetap menekankan program-program prioritas yang menyentuh kebutuhan dasar dari masyarakat itu tidak boleh tidak harus terpenuhi,” kata Bupati Pamekasan, KH Kholilurrahman, Senin (5/1/2026).
Menurutnya, meski mengalami penurunan, kebutuhan masyarakat di 13 kecamatan menjadi prioritas utama pada APBD 2026 ini.
Nantinya, kata kiai Kholil, pembangunan infrastruktur di 13 kecamatan dimulai dari desa yang kekurangan sehingga tercapai pemerataan.
“Pembangunan harus menyebar di 13 kecamatan, pembangunan infrastruktur terutama dimulai dari desa yang paling minus di kecamatan itu sehingga tercapai pemerataan,” terangnya. (azm/ady).
No Comments