x

Tembak Mati Terduga Pencuri Hewan, PKDI Bangkalan Dukung Polisi

2 minutes reading
Monday, 15 Dec 2025 07:36 275 detektif_jatim

BANGKALAN, detektifjatim.com Aksi pencurian hewan yang selama ini meresahkan warga desa di Kabupaten Bangkalan berujung fatal. Seorang terduga pelaku pencurian hewan (curwan) tewas ditembak polisi saat penangkapan di Desa Kapor, Kecamatan Burneh, Sabtu (13/12/2025) dini hari. Tindakan tegas aparat tersebut mendapat dukungan dari Persaudaraan Kepala Desa Indonesia (PKDI) Bangkalan.

Pengungkapan kasus dilakukan oleh jajaran Satreskrim Polres Bangkalan setelah menerima serangkaian laporan kehilangan hewan ternak di sejumlah kecamatan.

Dalam operasi yang melibatkan sembilan personel tersebut, polisi memburu tiga orang terduga pelaku yang diduga merupakan bagian dari jaringan curwan lintas wilayah.

Kapolres Bangkalan AKBP Hendro Sukmono mengatakan, saat hendak diamankan, salah satu pelaku berinisial A melakukan perlawanan dengan menyerang petugas menggunakan dua senjata tajam. Akibatnya, seorang anggota polisi mengalami luka serius di bagian perut dan pinggang.

“Petugas sudah memberikan tembakan peringatan. Namun pelaku tetap menyerang dan mengancam keselamatan anggota, sehingga dilakukan tindakan tegas dan terukur sesuai prosedur,” ujar Hendro.

Pelaku sempat dilarikan ke rumah sakit terdekat, namun dinyatakan meninggal dunia. Polisi juga mengamankan satu pelaku lain berinisial Z, sementara satu pelaku berinisial S masih dalam pengejaran dan telah masuk Daftar Pencarian Orang (DPO).

Kapolres menegaskan, tindakan kepolisian semata-mata dilakukan untuk melindungi keselamatan petugas dan masyarakat. Seluruh proses penindakan juga didukung alat bukti, termasuk rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian.

Dukungan terhadap langkah kepolisian datang dari PKDI Kabupaten Bangkalan. Sekretaris PKDI Bangkalan, Ismail, menilai tindakan tegas aparat merupakan respons atas keresahan masyarakat desa yang selama ini menjadi korban curwan.

“Bagi warga desa, sapi dan ternak bukan sekadar hewan, tetapi aset utama dan penopang ekonomi keluarga. Ketika curwan marak, yang terancam bukan hanya harta, tetapi rasa aman,” katanya, Senin (15-12-2025).

PKDI berharap penindakan ini menjadi peringatan keras bagi jaringan pencurian hewan lainnya. Selain itu, pihaknya mendorong penguatan sinergi antara kepolisian, pemerintah desa, dan masyarakat melalui patroli terpadu serta pengaktifan kembali sistem keamanan lingkungan.

“Kami mendukung penuh langkah kepolisian. Keamanan desa adalah tanggung jawab bersama,” pungkas Ismail. (San)

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

LAINNYA
x