
BANGKALAN, detektifjatim.com – Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) Institut Agama Islam Syaichona Muhammad Cholil (INSYA) Bangkalan sukses menggelar Seminar Internasional Bahasa Arab bertajuk Al-Nada 1, Sabtu (20/12/2025).
Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Bahasa Arab Sedunia dan berlangsung di Auditorium INSYA Bangkalan.
Seminar internasional ini mengusung tema “Tantangan Eksistensi Bahasa Arab di Era Keterbukaan Bahasa dan Budaya” dan menghadirkan tiga narasumber lintas negara, yakni Habib Abdurrahman al-Musawa (Pimpinan Madrasah Ribath al-Musawa, Malaysia), Syekh Nasreldin Muhamed Abdelrazek Muhamed (Pakar Bahasa Arab Universitas Al-Azhar, Mesir), serta Qumaruzzaman, M.Pd. (Peneliti Bahasa Arab INSYA Bangkalan).
Rektor INSYA Bangkalan, Dr. Fera Andriani Djakfar, Lc., M.Pd.I., dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelaksanaan Al-Nada 1 menjadi tonggak penting bagi Prodi PBA yang sebelumnya rutin menggelar seminar tingkat nasional.
“Ini adalah capaian luar biasa karena tahun ini meningkat menjadi seminar internasional. Peringatan Hari Bahasa Arab Sedunia bukan sekadar seremonial, tetapi momentum untuk memperbarui semangat dalam mempelajari bahasa Al-Qur’an,” ujarnya.
Dalam pemaparannya, para narasumber menyoroti isu-isu strategis terkait perkembangan bahasa Arab. Habib Abdurrahman al-Musawa membahas inovasi dan strategi pengembangan bahasa Arab di kawasan Asia Tenggara.
Sementara itu, Syekh Nasreldin Muhamed mengulas posisi bahasa Arab di tengah arus globalisasi budaya. Adapun Qumaruzzaman menekankan tantangan pembelajaran bahasa Arab dalam konteks pendidikan di Indonesia.
Dr. Fera juga menyinggung tantangan internal dan eksternal yang dihadapi institusi pendidikan bahasa Arab saat ini, termasuk persoalan minat mahasiswa.
“Meskipun kampus telah menghadirkan pengajar internasional dari Mesir, tantangan jumlah mahasiswa tetap ada. Karena itu, pejuang bahasa Arab harus terus bersemangat sebagai penjaga teks-teks keagamaan,” ucapnya.
Seminar ini dihadiri oleh Dekan Fakultas Tarbiyah, jajaran dosen, serta ratusan mahasiswa Program Studi PBA INSYA dari semester 1 hingga 7. Para mahasiswa tampak antusias mengikuti kegiatan dengan mengenakan seragam biru khas Prodi PBA.
Melalui kegiatan ini, INSYA Bangkalan menegaskan komitmennya dalam memperkuat eksistensi bahasa Arab serta mendorong pengembangan keilmuan yang berdaya saing global. (san/ady)
No Comments