x

Akhir Tahun, Bupati Bangkalan Mutasi Sejumlah Kepala OPD, Ini Alasannya

2 minutes reading
Wednesday, 31 Dec 2025 10:32 161 detektif_jatim

BANGKALAN, detektifjatim.com – Bupati Bangkalan Lukman Hakim melakukan rotasi dan mutasi sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) menjelang akhir tahun 2025.

Kebijakan yang kerap dipertanyakan publik karena waktunya yang mepet dengan tutup buku anggaran itu disebut bukan keputusan mendadak, melainkan hasil perencanaan yang sengaja ditunda demi menjaga keberlanjutan kinerja birokrasi.

Lukman menjelaskan, sepanjang 2025 pemerintah daerah masih fokus menuntaskan proses perencanaan dan pelaporan program, sekaligus menyusun rencana kerja 2026. Rotasi jabatan tidak dilakukan di tengah tahun agar tidak mengganggu penyelesaian pekerjaan di masing-masing OPD.

“Kalau diputus di tengah jalan, dikhawatirkan ada pekerjaan yang tidak selesai,” ujar Lukman Hakim, Rabu (31-12-2025)

Ia mengakui, skema rotasi sebenarnya telah disiapkan sejak lama. Namun, pelaksanaannya ditahan hingga akhir tahun agar setiap OPD dapat menuntaskan tugasnya terlebih dahulu.

Dengan begitu, pejabat yang menempati posisi baru pada 2026 dinilai lebih siap menjalankan program.
Bupati juga menegaskan, pejabat yang dirotasi telah dilibatkan dalam penyusunan perencanaan program 2026.

Langkah ini, menurutnya, untuk menghindari kekosongan informasi dan memastikan tidak ada kebijakan yang terputus akibat pergantian jabatan.

“Orang-orangnya sudah dilibatkan dalam perencanaan 2026, jadi tidak ada keputusan program yang terputus,” tegasnya.

Meski dikemas sebagai penyegaran, mutasi juga mempertimbangkan masa jabatan sejumlah pejabat yang dinilai sudah terlalu lama menduduki posisi tertentu.

Namun Lukman menegaskan, perpindahan tetap disesuaikan dengan fungsi dan pola koordinasi kerja agar tidak mengganggu kinerja OPD.

Sementara itu, untuk jabatan yang masih kosong, Pemkab Bangkalan menunjuk pelaksana tugas (Plt). Penunjukan Plt dilakukan secara selektif dan hanya kepada pejabat yang dinilai mampu menyelesaikan persoalan di OPD terkait.

“Yang diisi Plt itu harus betul-betul orang yang mampu menyelesaikan masalah di OPD tersebut,” pungkasnya. (San)

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

LAINNYA
x